mamay
seorang pelajar yang baru saja lulus SMA, mungkin melihat dirinya sebagai
mahasiswa universitas indonesia di masa depan , tetapi nilainya yang
dikeluarkan hasil dari test perguruan tinggi negeri ternyata dibawah rata-rata.
Perbedaan antara dengan apa mamay melihat dirinya (konsep diri) atau bagaimana
ia ingin melihat dia (ideal konsep diri) dan realitas kinerja akademis yang
buruk dapat menyebabkan kegelisahan dan kerentanan pribadi, yang dapat
memberikan motivasi yang diperlukan untuk masuk terapi. mamay harus melihat
bahwa ada masalah atau tidak pada dirinya. mamay pesimis untuk menghadapai
penyesuaian psikologis untuk mengeksplorasi perubahan dirinya.
Dari
contoh kasus mamay menggunakan teknik terapi Person Centered-terapy dan dapat
diambil kesimpulan bahwa salah satu alasan klien mencari terapi adalah perasaan
tidak percaya diri dan ketidak mampuan untuk membuat keputusan atau secara
efektif mengarahkan hidup mereka sendiri. mamay diarahkan supaya melihat
kepotensian diri dia yang sebenarnya, terapi difokuskan ke saat yang sekarang
agar mamay dapat melanjutkan hidupnya.
Dari
contoh kasus tersebut inti dari terapi ini adalah penggunaan pribadi terapi
yang kapasitas untuk sadar akan dirinya, meningkatkan kesadaran diri yang
memotivasi atau mempengaruhi seseorang dan tujuan hidup individu itu kedepannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar