Kamis, 23 Maret 2017

Tehnik Terapi Humanistik


mamay seorang pelajar yang baru saja lulus SMA, mungkin melihat dirinya sebagai mahasiswa universitas indonesia di masa depan , tetapi  nilainya yang dikeluarkan hasil dari test perguruan tinggi negeri ternyata dibawah rata-rata. Perbedaan antara dengan apa mamay melihat dirinya (konsep diri) atau bagaimana ia ingin melihat dia (ideal konsep diri) dan realitas kinerja akademis yang buruk dapat menyebabkan kegelisahan dan kerentanan pribadi, yang dapat memberikan motivasi yang diperlukan untuk masuk terapi. mamay harus melihat bahwa ada masalah atau tidak pada dirinya. mamay pesimis untuk menghadapai penyesuaian psikologis untuk mengeksplorasi perubahan dirinya.
Dari contoh kasus mamay menggunakan teknik terapi Person Centered-terapy dan dapat diambil kesimpulan bahwa salah satu alasan klien mencari terapi adalah perasaan tidak percaya diri dan ketidak mampuan untuk membuat keputusan atau secara efektif mengarahkan hidup mereka sendiri. mamay diarahkan supaya melihat kepotensian diri dia yang sebenarnya, terapi difokuskan ke saat yang sekarang agar mamay dapat melanjutkan hidupnya.

Dari contoh kasus tersebut inti dari terapi ini adalah penggunaan pribadi terapi yang kapasitas untuk sadar akan dirinya, meningkatkan kesadaran diri yang memotivasi atau mempengaruhi seseorang dan tujuan hidup individu itu kedepannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar