Senin, 09 November 2015

Gambaran seksual di dunia nyata (pedofilia)

Bicara mengenai masalah seksual di indonesia tentunya adalah salah satu bahasan yang di anggap tabuh, tentu saja karena hal ini sangat sensitif jika di bicarakan , apalagi bila membicarakan hal tersebut di depan anak anak yang notabene di bawah umur,  tentu saja hal tersebut patut di hindari , karena apabila anak di bawah umur sudah mengetahui dengan detail hal hal tabuh tersebut bagaimana nanti masa depannya ? bagaimana nanti pergaulan di lingkungannya ? bagaimana dampaknya terhadap generasi muda indonesia ? anda sebagai orang tua pasti kuatir dengan hal tersebut bukan ?.  tapi heyyyy! jangan salah sangka dulu , karena ssungguhnya seksualitas juga perlu masuk ke dalam cara cara mendidik anak, tentunya dalam taraf yang pada porsinya, sekali lagi saya tekankan yaitu pada porsinya .

Taukah anda ? terutama bila anda adalah orang tua yang memiliki anak, jangan menganggap seksualitas tabuh untuk anak , karena pada dasarnya kita sebagai orang tua wajib memberikan bimbingan yang baik untuk anak, dan yang paling penting adalah tentang seksualitas ,.heett tunggu dulu !! jangan langsung menjudge penulis dengan hujatan hujatan “porno lo!” “bokep lo” . jangan ! plis -_- . karena saya dalam bahasan kali ini akan membahas bagaimana gambaran seksualitas di dunia nyata terutama pada kasus kasus yang marak terjadi dan berhubungan dengan kejahatan seksual terhadap anak yang pelakunya adalah predator predator anak yang memiliki penyakit yang bernama pedofilia .

Saya akan memberikan sedikit pengetahuan tentang pedofilia;

Definisi Pedofilia

Pedofilia adalah kelainan seksual berupa hasrat ataupun fantasi impuls seksual yang melibatkan anak di bawah umur. Orang dengan pedofilia umurnya harus di atas 16 tahun,sedangkan anak-anak yang menjadi korban berumur 13 tahun atau lebih muda (anak pre-pubertas). Dikatakan pedofilia jika seseorang memiliki kecenderungan impuls seks terhadap anak dan fantasi maupun kelainan seks tersebut mengganggu si anak Di antara kasus parafilia yang dikenali, pedofilia adalah jauh lebih sering dibandingkan dengan yang lainnya. pedofilia lebih banyak terjadi pada laki-laki, tetapi tidak ada informasi yang pasti tentang prevalensinya. Adanya prostitusi terhadap anak-anak di beberapa negara dan maraknya penjualan materi-materi pornografi tentang anak-anak, menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan seksual terhadap anak tidak jarang. Meskipun demikian, pedofilia sebagai salah satu bentuk perilaku seksual diperkirakan tidak secara umum terjadi.

Penyebab dari pedofilia belum diketahui secara pasti. Namun pedofilia seringkali menandakan ketidak mampuan berhubungan dengan sesama dewasa atau adanya ketakutan wanita untuk menjalin hubungan dengan sesama dewasa. Jadi bisa dikatakan sebagai suatu kompensasi dari penyaluran nafsu seksual yang tidak dapat disalurkan pada orang dewasa. Kebanyakan penderita pedofilia menjadi korban pelecehan seksual pada masa kanak-kanak. Berdasarkan DSM-IV, seseorang dikatakan sebagai penderita pedofilia bila :

A. Selama waktu sekurangnya 6 bulan, terdapat khayalan yang merangsang secara seksual, dorongan seksual, atau perilaku yang berulang dan kuat berupa aktivitas seksual dengan anak pre-pubertas atau anak-anak (biasanya berusia 13 tahun atau kurang).

B. Khayalan, dorongan seksual atau perilaku menyebabkan penderitaan yang bermaknasecara klinis atau gangguan dalam fungsi sosial, pekerjaan atau fungsi penting lainnya.C. Orang sekurangnya berusia 16 tahun dan sekurangnya berusia 5 tahun lebih tua darianak-anak yang menjadi korban.

Tentunya dengan penjelasan di atas tentang pedofilia di atas para orang tua harus lebih waspada dan berhati hati dalam mengawasi buah hati , karena dalam dunia nyata, kejahatan apapun bisa terjadi kapanpun , tetapi jangan kuatir, semua permasalahn tentu saja memiliki jalan keluar .tentunya dengan cara memberikan pelajaran seksual sejak dini terhadap anak .

Berikut beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan saat akan mengajarkan pendidikan seks dini dan masalah pelecehan seksual pada anak:

Berapa usia yang tepat?

Para ahli mengatakan bahwa orang tua harus membuat anak-anak mereka menyadari pelecehan seksual sedini ketika mereka berusia dua tahun. Psikolog klinis dan penulis Seema Hingorrany mengatakan, pembahasan pada usia tiga tahun harus sudah mulai dilakukan tentang benar dan salah terkait sentuhan pada organ tubuhnya.

“Menurut pendapat saya, baik perempuan dan laki-laki harus diajarkan dan disadarkan tentang pelecehan seksual. Anak-anak pada usia ini mengerti berbagai bagian tubuh dan bagaimana tidak ada yang harus diizinkan untuk menyentuh bagian pribadi mereka,” ujarnya.

Contohnya : kita harus mengajarkan kepada anak bagian bagian organ tubuh yang dimiliki , sperti misalnya pada perempuan “dek , adek kan perempuan , perempuan itu organ tubuhnya seperti ibu, ibu memiliki payudara, kemaluan adek seperti punya ibu , jadi kalau pipis harusnya jongkok supaya tidak belepetan , berbeda dengan anak laki laki, kemaluan anak laki itu seperti ayah , ayah kalu pipis tidak perlu jongkok’,

Jangan lupa juga jelaskan pada anak bahwa bila ada seseorang yang ingin menyentuh kemaluannya jangan di ijinkan , kalau perlu berteriak saja .

Buat diskusi sederhana

Untuk membahas pelecehan seksual dengan anak Anda, Anda tidak perlu masuk ke rincian tentang apa perkosaan. Konselor anak Rajni Singh mengatakan, orang tua harus menjelaskan tentang penyalah gunaan dari sudut pandang anak sehingga mereka diberitahu dengan baik dan tidak takut tentang semuanya. Ajarkan mereka tentang sentuhan yang baik dan sentuhan buruk di awal kehidupan sehingga dia menyadari bahwa beberapa bagian tubuh tidak boleh disentuh oleh siapa pun.

"Masalah dengan kebanyakan orang tua adalah bahwa mereka menghindar dari berbicara tentang hal-hal seperti seks dan keintiman dengan anak-anak mereka. Ini penting untuk menjaga agar tidak membuatnya terdengar menakutkan untuk anak, atau membuatnya merasa seolah-olah dunia ini penuh dengan orang-orang jahat,” ujarnya.

Dia mengatakan banyak anak-anak yang sangat sensitif dapat menjadi fobia bersekolah jika orang tua membesar-besarkan masalah ini.

Bicara tentang aturan

Anak-anak dapat memahami aturan lebih cepat daripada orang dewasa. Mereka harus diberitahu bahwa bahkan ketika ia sedang pergi ke toilet di sekolah, tak seorang pun harus diizinkan untuk menyentuh  bagian-bagian pribadinya itu. Anak-anak harus diberitahu bahwa selain orang tua jika seseorang menyentuh mereka, bahwa jika ada sesuatu yang membuat mereka merasa tidak nyaman, mereka harus segera melaporkannya kepada orang tua mereka.

Cara berkomunikasi

Biasakan untuk meminta anak Anda apa yang telah terjadi di sekolah secara teratur. Ketika anak-anak tumbuh sedikit lebih tua, orang tua harus duduk dan berkomunikasi tentang bagaimana beberapa orang mencoba untuk lebih dekat dengan mereka, untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan seksual anak.

Orang tua harus menjaga kontak mata yang tepat dan tidak merasa malu berbicara dengan mereka mengenai hal ini. Jangan pernah mengabaikan ketika seorang anak bertanya. Anak-anak sangat penasaran dengan alam dan semakin Anda menjawab, semakin bisa menjaga diri mereka.

Jaga nada bicara

Nada di mana Anda berkomunikasi dengan anak sangat penting. Dalam hal ini, nada tidak boleh keras dan tidak harus berarti bahwa Anda memarahinya. Intonasi suara harus mencerminkan sensitivitas dan harus muncul untuk agar anak tahu jika orang tuanya berusaha melindunginya.

Berkut di atas adalah bahasan mengenai seksualitas di dunia nyata yang berhubungan dengan kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur , yang pelakunya di kenal dengan sebutan pedofilia. Tentunya setelah membaca penjelasan2 di atas tentang pentingnya mengajarkan seksual dini terhadap anak kita , orang tua menjadi tau apa yang harus di lakukan terhadap anak anaknya supaya tidak menjadi korban para predator anak.


Sumber pendukung :


Gambaran seksual di dunia maya (pedofilia)

Di era perkembangan dan kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat ini seseorang dapat menggunakan kecanggihan teknologi untuk apa saja dalam kehidupannya. Namun Pemanfaatan Teknologi Informasi, media, dan komunikasi telah mengubah baik perilaku masyarakat maupun peradaban manusia secara global. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah pula menyebabkan hubungan dunia menjadi tanpa batas (borderless) dan menyebabkan perubahan sosial, ekonomi, dan budaya secara signifikan berlangsung demikian cepat. Teknologi Informasi saat ini menjadi pedang bermata dua karena selain memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan, dan peradaban manusia, sekaligus menjadi sarana efektif perbuatan melawan hukum dan melanggar undang-undang teknologi. Salah satu perkembangan teknologi yang sering digunakan dan dibutuhkan semua kalangan masyarakat adalah komputer. Dengan komputer seseorang dapat dengan mudah mempergunakannya. Tetapi dengan adanya komputer seseorang harus menggunakannya dengan bijaksana yaitu dengan baik dan tidak merugikan pihak manapun. Contoh nyata dalam dunia maya kerap terjadi kasus yang banyak menimpa anak anak di bawah umur yang pelakunya yang tidak lain dan tidak bukan adalah para predator anak yaitu pedofillia. Kejahatan ini sudah melanggar hukum dalam teknologi dan seseorang yang mengerjakannya dapat di kenakan hukum pidana dan perdata.

Kekerasan seksual online menjadi bagian dari kekerasan seksual pada umumnya yang menggunakan perangkat online sebagai media,misalnya, media sosial digunakan sepenuhnya untuk mengekspos foto anak-anak tanpa busana untuk kepentingan seksual, misalnya, chatting atau aktivitas online lainnya yang sengaja digunakan untuk menjajakan seks anak-anak. Dengan perkataan lain kekerasan seksual online merupakan bentuk kekerasan yang terjadi melalui penggunaan tehnologi komputer atau tehnologi yang berbasiskan informasi.Tehnologi ini telah membuat anak-anak mengalami paparan kekerasan dengan ditampilkannya gambar anak-anak secara seksual atau yang mengandung unsur seksual, bahkan kerap kali anak-anak dibujuk/dipaksa melakukan hubungan seksual dengan perantara tehnologi ini. Bentuk yang terakhir ini sering disebut dengan cybersex.Sementara itu, data keseluruhan mengenai korban kekerasan seksual online padaanak di Jakarta sulit didapat. Data yang ada biasanya hanya didapatkan melalui laporan dan pemberitaan. Kesulitan ini disebabkan kekerasan seksual tersebut juga banyak terjadi di ruang privat. Ruang privat yang dimaksud salah satunya melaluifasilitas chatting. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Nielsen terhadap perilaku konsumen Indonesia, dari rata-rata 189 menit per hari dalam menggunakan ponsel pintar, 94% dilakukan untuk chatting. Melalui perangkat chatting ini, anak-anak mudah menjadi korban sexting, yaitu interaksi melalui teks maupun gambar atau video yang berbau seksual tanpa diketahui oleh orang lain.

Tentunya dalam hal ini jelas di gambarkan bahwa internet atau dunia maya adalah salah satu ladang bagi para predator anak yang tidak punya hati nurani yaitu para pedofilia. Untuk itu bagi para orang tua haruslah mewanti wanti sedini mungkin untuk melakukan tindakan cepat yaitu menyortir tentang apa yang di lakukan anak saat menggunakan fasiltas internet dan media sosial . dan tentunya orang tua harus mensosialisasikan terhadap anak anak mereka bahwa banyak sekali hal hal yang menguntungkan di dunia maya, tetapi lebih banyak lagi hal yang merugikan dalam hal ini adalah tentang kasus di atas yaitu tentang cyber crime kejahatan dalam dunia maya , yang sudah menjadi gambaran yang sangat jelas untuk sama sama kita perangi dan kita benci yaitu para pedofilia !.


Sumber pendukung :


Senin, 12 Oktober 2015

Tugas Softskill

Menjelaskan tentang :
--> Informasi
--> Komunikasi
--> Media Sosial
--> Entertainment
--> Edukasi
--> Economical Reasons


Informasi
Pada kali ini saya ingin menjelaskan tentang Pengertian atau Definisi Informasi. Apa arti Informasi? Informasi adalah data-data yang telah diolah sehingga dapat berguna bagi siapa saja yang membutuhkan. Informasi dapat direkam atau dikirim. Para ahli memiliki banyak arti lain tentang informasi. Informasi bisa dikatakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari belajar, pengalaman atau instruksi. Namun, istilah ini memiliki banyak arti tergantung pada konteksnya.

Dalam beberapa pengetahuan tentang peristiwa tertentu yang telah dikumpulkan atau dari berita dapat juga dikatakan sebagai informasi. Dalam ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses atau ditransmisikan. Para ahli meneliti konsep informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman atau instruksi.

Pengertian atau Definisi Informasi lainnya adalah data yang telah diberi makna. Sebagai contoh, dokumen berbentuk spreadsheet (Ms.Excel) sering digunakan untuk membuat informasi dari data yang ada didalamnya. Laporan laba rugi dan neraca merupakan salah satu bentuk informasi, sedangkan angka yang terdapat didalamnya adalah data yang telah diproses sehingga menjadi berguna bagi siapa saja yang menggunakannnya.

Jenis-jenis informasi:

Berdasar penyampaian:

1.      Informasi yang disediakan secara berkala
2.      Informasi yang disediakan secara tiba-tiba
3.      Informasi yang disediakan setiap saat
4.      Informasi yang dikecualikan
5.      Informasi yang diperoleh berdasarkan permintaan

Berdasar kegunaan:

1.      Informasi yang menambah pengetahuan, misalnya: peristiwa-peristiwa, pendidikan, kegiatan selebritis.
2.      Informasi yang mengajari pembaca (informasi edukatif), misalnya makalah yang berisi tentang cara berternak itik, artikel tentang cara membina persahabatan, dan lain-lain. 
3.      Informasi berdasarkan format penyajian, yaitu informasi yang dibedakan berdasarkan bentuk penyajian informasinya. Misalnya: informasi dalam bentuk tulisan (berita, artikel, esai, resensi, kolom, tajuk rencana, dll),


Ciri-ciri sebuah informasi:

§  Terbaru,
§  Tepat waktu,
§  Relevan,
§  Konsisten.

Sedangkan untuk fungsi, Informasi memiliki beberapa macam fungsi, diantaranya:

§  Meningkatkan pengetahuan atau kemampuan pengguna,
§  Mengurangi ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan,
§  Menggambarkan keadaan sesuatu hal atau peristiwa yang terjadi.




Komunikasi

Dalam bahasa Latin, kominikasi disebut juga communico, comunicatio, atau communicare yang artinya  membuat sama. Sedangkan dalam bahasa Inggris, komunikasi disebut communication  Komunikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan pengertian antara orang yang memberi pesan (komunikator) dan orang yang menerima pesan (komunikan).
Beberapa pengertian komunikasi menurut beberapa ahli, diantaranya:
1.   Menurut Mc. Farland, dalam buku Administrasi Perkantoran Modern karya The Liang Gie, komunikasi adalah proses interaksi atau hubungan saling pengertian satu sama lain antar manusia.
2.   Menurut Keith Davis, dalam bukunya Human Relation at Work, komunikasi adalah Proses jalur informasi dan pengertian dari seseorang ke orang lain.
3.   Menurut Dr. Phil Astrid S. Susanto, dalam bukunya Komunikasi dalam Teori  ,komunikasi adalah proses pengoperan lambang-lambang yang mengandung arti.
4.   Menurut Colin Cuerry seorang ahli kognitif dari Inggris, dalam bukunya On Human Communication (1957), komunikasi adalah sebuah proses di mana setiap pihak saling menggunakan informasi dengan tujuan untuk mencapai pengertian yang sama tentang masalah yang penting bagi semua pihak.
5.   Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih dengan cara yang tepat, sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Komunikasi dapat pula berarti hubungan atau kontak.
6.   Dalam Ensiklopedia Administrasi, komunikasi adalah suatu proses penyampaian ide dari sumber berita ke suatu tempat tujuan.
7.   Dalam Kamus Administrasi Perkantoran, komunikasi adalah penyampaian warta yang mengandung macam-macam keterangan dari seseorang kepada orang lain.
Berdasarkan beberapa pengertian komunikasi di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa,komunikasi adalah suatu proses kegiatan penyampaian warta/pesan/informasi yang mengandung arti dari satu pihak ke pihak lain dalam usaha untuk mendapatkan saling pengertian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tujuan dari komunikasi adalah untuk mendapatkan saling pengertian.

UNSUR KOMUNIKASI
Dalam komunikasi terdapat unsur-unsur komunikasi, yaitu sebagai berikut:
a. Komunikator (communicator), yaitu orang yang menyampaikan informasi atau pesan. Komunikator dapat berupa perseorangan atau kelompok.
b. Komunikan (communicatee), yaitu orang yang menerima informasi atau pesan. Komunikan juga dapat berupa perseorangan atau kelompok.
c. Pesan (message), yaitua berita yang mengandung arti atau inti berta yang disampaikan oleh komunikator yang berupa lambang-lambang. Lambang adalah bentuk atau hal-hal yang digunakan sebagai perwujudan penyampaian pesan. Lambang komunikasi dapat berupa gambar, gerakan, warna, bahasa sandi, atau tulisan.
d. Media, yaitu alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan/informasi.
e. Respon/tanggapan (feedback), yaitu tanggapan dari pihak komunikan terhadap pesan yang disampaikan oleh komunikator.
Jenis-jenis respon/tanggapan dari komunikan adalah sebagai berikut.
1. Zero feedback, yaitu respons yang diberikan oleh komunikan tidak dapat dimengerti oleh komunikator. Respon seperti ini dapat terjadi bila ada penggunaan istilah bahasa yang tidak sepaham.
2. Positive feedback, yaitu respons yang diberikan oleh komunikan kepada komunikator bersifat positif, sehingga komunikan bersedia berpartisipasi memenuhi ajakan komunikator (terjadi saling pengertian)
3. Neutral feedback, yaitu respons yang tidak memihak, artinya respon yang diberikan oleh komunikan kepada komunikator tidak mendukung ataupun menentang.
4. Negative feedback, yaitu respon yang diberikan oleh komunikan kepada komunikator bersifat merugikan atau memojokkan komunikator.

PROSES KOMUNIKASI
Proses komunikasi adalah langkah-langkah pertukaran informasi/pesan dari kominikator kepada komunikan dengan menggunakan media dalam usaha mencapai satu pengertian.
LANGKAH-LANGKAH PROSES KOMUNIKASI
Langkah langkah proses komunikasi adalah sebagai berikut.
a. Komunikator menyampaikan pesan atau informasi kepada komunikan.
b. Komunikator membuat atau menyusun sandi-sandi (encoding) untuk meyatakan maksud dalam bentuk kata-kata atau lambang-lambang (gambar, gerakan, warna, bahasa sandi, atau tulisan) sebagai pesan.

LAMBANG KOMUNIKASI 
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI ), lambang adalah huruf atau tanda yang menyatakan sesuatu hal atau mengandung maksud tertentu. Kegunaan lambang dalam
komunikasi adalah sebagai media yang digunakan oleh komunikator untuk mempengaruhi komunikan agar timbul pengertian yang sama, sehingga warta / pesan / informasi yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan menjadi jelas. Lambang - lambang yang biasa digunakan dalam proses komunikasi, baik komunikasi verbal (lisan) maupun komunikasi nonverbal (tertulis), yaitu sebagai berikut.

1. Lambang BAHASA 
Lambang bahasa, yaitu lambang yang menggunakan bahasa, baik pada komunikasi lisan mauun komunikasi tertulis.
2. Lambang GERAK 
Lambang gerak, yaitu lambang yang menggunakan gerak anggota badan, seperti anggukan, lambaian tangan,dan menggelengkan kepala.
3. Lambang SUARA 
Lambang suara, yaitu lambang yang dapat diterima melalui indra pendengaran, seperti
bunyi lonceng, bunyi ambulans, dan klason mobil.
4. Lambang WARNA 
Lambang warna, yaitj lambang yang menggunakan warna-warna dalam berkomunikasi,
seperti lampu lalu lintas, bendera kuning, dan earna plat mobil.
5. Lambang GAMBAR 
Lambang gambar, yaitu lambang yang menggunakan gambar-gambar dalam berkomunikasi, seperti rambu - rambu lalu lintas yang menggunakan gambar, poster iklan, baliho/billboard, dan reklame.

Media Sosial

Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Pendapat lain mengatakan bahwa media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial dan media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif.
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content”.
              Jejaring sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Myspace, dan Twitter. Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.
              Saat teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile phone. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia. Karena kecepatannya media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita.
              Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan social media dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan. Kita sebagai pengguna social media dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi baik tulisan, gambar, video, grafis, dan berbagai model content lainnya.
Media sosial mempunyai ciri-ciri, yaitu sebagai berikut :
  • Pesan yang di sampaikan tidak hanya untuk satu orang saja namun bisa keberbagai banyak orang contohnya pesan melalui SMS ataupun internet
  • Pesan yang di sampaikan bebas, tanpa harus melalui suatu Gatekeeper
  • Pesan yang di sampaikan cenderung lebih cepat di banding media lainnya
  • Penerima pesan yang menentukan waktu interaksi

Pertumbuhan Media Sosial
              Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan media sosial dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan. Pengguna media sosial dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi baik tulisan, gambar, video, grafis, dan berbagai modelcontent lainnya.
Peran dan Fungsi Media Sosial
            Media sosial merupakan alat promosi bisnis yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja, sehingga jaringan promosi bisa lebih luas. Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan oleh pemasaran bagi banyak perusahaan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau pelanggan dan klien. Media sosial sperti blog, facebook, twitter, dab youtube memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan dan lebih cepat dari media konvensional seperti media cetak dan iklan TV, brosur dan selebaran.
Entertainment
Entertainment/Hiburan adalah segala sesuatu, baik yang berbentuk kata-kata, tempat, benda maupun perilaku yang dapat menjadi penghibur atau pelipur hati yang susah atau sedih. Hiburan bersifat subjektif, bergantung pada penikmatnya. Apabila subjek tersebut merasa terhibur terhadap sesuatu hal, maka hal itu dapat dikatakan suatu hiburan. Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa hiburan mencakup banyak hal, diantaranya musik, film, opera, drama, permainan, olahraga, dan lain sebagainya. Berwisata juga dapat dikatakan sebagai upaya hiburan dengan menjelajahi alam ataupun mempelajari budaya. Mengisi kegiatan di waktu senggang seperti membuat kerajinan, keterampilan, membaca juga dapat dikatagorikan sebagai hiburan. Media yang digunakan dalam dunia entertaiment, yaitu: 1. Televisi; 2. Radio; 3. Media cetak; dan 4. Media online


Edukasi
Edukasi atau Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. 

Filosofi pendidikan

Pendidikan biasanya berawal saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran.
Bagi sebagian orang, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, "Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya."

Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam, sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka, walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.

Fungsi pendidikan

Menurut Horton dan Hunt, lembaga pendidikan berkaitan dengan fungsi yang nyata (manifes) berikut:
  • Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah.
  • Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan pribadi dan bagi kepentingan masyarakat.
  • Melestarikan kebudayaan.
  • Menanamkan keterampilan yang perlu bagi partisipasi dalam demokrasi.
Fungsi laten lembaga pendidikan adalah sebagai berikut.

·         Mengurangi pengendalian orang tua. Melalui pendidikan, sekolah orang tua melimpahkan tugas dan wewenangnya dalam mendidik anak kepada sekolah.
·         Menyediakan sarana untuk pembangkangan. Sekolah memiliki potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah dan masyarakat tentang sesuatu hal, misalnya pendidikan seks dan sikap terbuka.
·         Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan sekolah diharapkan dapat mensosialisasikan kepada para anak didiknya untuk menerima perbedaan prestise, privilese, dan status yang ada dalam masyarakat. Sekolah juga diharapkan menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi atau paling tidak sesuai dengan status orang tuanya.
·         Memperpanjang masa remaja. Pendidikan sekolah dapat pula memperlambat masa dewasa seseorang karena siswa masih tergantung secara ekonomi pada orang tuanya.
Menurut David Popenoe, ada empat macam fungsi pendidikan yakni sebagai berikut:
  • Transmisi (pemindahan) kebudayaan.
  • Memilih dan mengajarkan peranan sosial.
  • Menjamin integrasi sosial.
  • Sekolah mengajarkan corak kepribadian.
  • Sumber inovasi sosial.
Economical Reasons
Perkataan ekonomi berasal dari bahasa Greek (yunani) yaitu ‘oikos’ dan ‘nomos’ yang artinya: peraturan rumah tangga.
Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari segala prilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tujuan memperoleh falah (kedamaian dan kesejahteraan dunia dan akhirat).
Pengertian Ekonomi menurut para ahli :
1) Adam Smith mendefinisikan ekonomi sebagai kajian tentang sebab-sebab terjadinya kekayaan. 
2) F.A. Walker menyatakan ekonomi adalah satu cabang ilmu yang berhubungan dengan kekayaan.
3) David Ricardo mendefinisikan ilmu ekonomi sebagai suatu kajian tentang hukum berbagai jenis golongan masyarakat.
4) J.B. Say mendefinisikan ekonomi sebagai suatu kajian tentang peraturan yang menentukan kekayaan.
5) J.S. Mill mendefinisikan ekonomi sebagai suatu ilmu yang berhubungan dengan pengeluaran hasil negara.
Definisi Ekonomi Modern : Ekonomi adalah suatu kajian ilmu sosial yang fokus terhadap bagaimana masyarakat memilih dan menggunakan sumber-sumber pengeluaran yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak terbatas.
Pendapat Tokoh Ekonomi Modern
Lionel Robbins yang mendefinisikan ekonomi ialah suatu ilmu yang mengkaji tingkah laku manusia yang berhubungan dengan kehendak mereka yang tidak terbatas dengan sumber-sumber terbatas dengan memaksimalkan kegunaan (utility).  Lionel Robbins membuat definisi ini berdasarkan empat ciri dasar kehidupan manusia yaitu:
uManusia mempunyai kehendak untuk dipenuhi.
uAlat (uang) untuk memenuhi kehendak tersebut terbatas.
uSumber yang terbatas digunakan untuk beberapa pilihan kegunaan. 
uManusia perlu membuat pilihan
Tujuan ekonomi menurut paham ajaran agama Islam :
1. Pertama, kegiatan ekonomi atau muamalah bertujuan untuk memperoleh kesejahteraan ekonomi dalam batas-batas norma-norma moral Islami. Agama Islam membolehkan manusia untuk menikmati rezeki dari Allah namun tidak boleh berlebihan dalam pola konsumsi (QS. 2:60, 168, 172; 6:142; 7:31, 160; 16:114; 20:81; 23:51; 34:15; 67:15).
2. Kedua, tatanan ekonomi yang diusahakan bertujuan untuk membina persaudaraan dan menegakkan keadilan universal. Islam menginginkan terbinanya tatanan sosial di mana semua individu mempunyai rasa persaudaraan dan keterikatan layaknya suatu keluarga yang berasal dari orangtua yang sama (QS. 49:13).
3. Ketiga, distribusi pendapatan yang seimbang. Islam mempunyai komitmen yang tinggi terhadap persaudaraan manusia dan keadilan. Oleh karena itu, ketidakadilan ekonomi tidak dibenarkan dalam Islam. Ketidakmerataan ekonomi tersebut hanya akan meruntuhkan rasa persaudaraan antar sesama manusia yang ingin dibina oleh Islam. Menurut ajaran Islam, semua sumber daya yang tersedia merupakan ‘karunia Allah SWT yang diberikan kepada semua manusia’ (QS. 2:29), sehingga tidak ada alasan kalau sumberdaya ekonomi itu hanya terkonsentrasi pada beberapa kelompok manusia (QS. 59:7).
4. Keempat, tatanan ekonomi dalam Islam bertujuan untuk mewujudkan kebebasan manusia dalam konteks kesejahteraan sosial. Salah satu misi yang diemban oleh Muhammad saw adalah untuk melepaskan manusia dari beban-beban dan belenggu yang ada pada mereka (QS. 7:157)