Sabtu, 05 November 2016

teori motivasi penguatan, harapan, tujuan, dan juga hirarki kebutuhan maslow

1.)           Jelaskan mengenai teori motivasi Reinforcement (penguatan) & jelaskan implikasi praktis dari teori penguatan dalam perilaku organisasi!
Penguatan adalah segala sesuatu yang digunakan seorang pimpinan untuk meningkatkan  atau  mempertahankan  tanggapan  khusus  individu.  Ada dua jenis penguatan, yaitu:
              a.)     positive reinforcement (penguatan positif), yaitu penguatan yang dilakukan ke arah kinerja                  yang positif. implikasinya, karyawan bekerja dengan sungguh-sungguh dan dengan sebaik                   baiknya supaya mendapatkan reward.
               b.)     negative reinforcement (penguatan negatif), yaitu penguatan yang dilakukan karena                             mengurangi atau menghentikan keadaan yang tidak disukai. Implikasinya,karyawan                             berupaya cepat-cepat menyelesaikan  pekerjaan karena tidak   tahan   mendengar   atasan                      mengomel  terus-menerus.

2.)           Jelaskan mengenai teori motivasi Harapan & jelaskan implikasi praktis dari teori Harapan dalam perilaku organisasi!
Victor H. Vroom, dalam bukunya yang berjudul “Work And Motivation” mengetengahkan suatu teori yang disebutnya sebagai “ Teori Harapan”. Menurut teori ini, motivasi merupakan akibat suatu hasil dari yang ingin dicapai oleh seorang dan perkiraan yang bersangkutan bahwa tindakannya akan mengarah kepada hasil yang diinginkannya itu. Artinya, apabila seseorang sangat menginginkan sesuatu, dan jalan tampaknya terbuka untuk memperolehnya, yang bersangkutan akan berupaya mendapatkannya.
Dinyatakan dengan cara yang sangat sederhana, teori harapan berkata bahwa jika seseorang menginginkan sesuatu dan harapan untuk memperoleh sesuatu itu cukup besar, yang bersangkutan akan sangat terdorong untuk memperoleh hal yang diinginkannya itu. Dan begitu juga sebaliknya, jika harapan memperoleh hal yang diinginkannya itu tipis, motivasinya untuk berupaya akan menjadi rendah. Implikasi dalam teori ini adalah saat seorang karwayan sudah bekerja di jam-jam yang melebihi jam kerjanya selama berhari hari kemudian seorang karyawan menginginkan upah yang lebih dari hasil pekerjaannya kemudian kantor memberikan upah lebih dari hasil pekerjaannya.


3.)           Jelaskan mengenai teori motivasi Tujuan & jelaskan implikasi praktis dari teori Tujuan dalam perilaku organisasi
Edwin Locke mengemukakan bahwa dalam penetapan tujuan memiliki empat macam mekanisme motivasional yakni :
a.)           tujuan-tujuan mengarahkan perhatian.
b.)           tujuan-tujuan mengatur upaya.
c.)           tujuan-tujuan meningkatkan persistensi
d.)          tujuan-tujuan menunjang strategi-strategi dan rencana-rencana kegiatan.
Hal ini menjelaskan kita bahwa implikasi dari teori tujuan diaplikasikan dalam perilaku organisasi adalah jika seorang karyawan berupaya dengan sebaik baiknya dan sesungguh sungguhnya dengan sangat jelas dan juga tegas, maka akan ada hasil atau prestise dan juga perusahaan pun akan mendapatkan strategi-strategi yang baik dan mendapat hasil sesuai dengan yang ia capai.

4.)   jelaskan mengenai teori motivasi hirarki kebutuhan maslow dan jelaskan implikasi dari teori tujuan hirarki kebutuhan maslow perilaku organisasi
Menurut maslow ada 5 jenis kebutuhan manusia yang tersusun secara bertingkat sebagai suatu hirarki, yaitu:
a.       Tingkat 1 : kebutuhan-kebutuhan fisik, misalnya : makanan, air, seks dan tidur. “physilogical needs : food, water, sex and sleep”
b.      Tingkat 2 : kebutuhan akan keamanan, misalnya : perlindungan dari kejahatan. “safety needs protection from harm “.
c.       Tingkat 3 : kebutuhan akan rasa cinta dan di terima, misalnya : afiliasi dengan individu-individu lain, dan di terima oleh individu-individu lain, dan di terima oleh individu-individu lain “love and belonging needs: affiliation with others and acceptance by others”
d.      Tingkat 4 : kebutuhan akan penghargaan, misalnya: prestasi, kompetensi, memperoleh pengakuan dan penghargaan “esteem needs: achievement, competency, gaining approval and recognitions”
e.       Tingkat 5 : aktualisasi diri: pemenuhan potensi keunikan seseorang. “fulfillment of one’s unique potential”. (Plotnik,2005:333)

Implikasi dari teroi maslow ini adalah jika Seorang karyawan sudah memenuhi kebutuhan hirarki maslow dari kebutuhan fisiologis, seperti kebutuhan kebutuhan primernya dan diapun sudah merasa aman dan nyaman dengan perusahaan yang disana ia meniti karirnya dan juga dengan asuransi yang di milikinya, hingga kebutuhan self esteem yang dalam arti karyawan tersebut sudah tercatat sebagai karyawan yang bisa naik jabatan dan mendapat pernghargaan dari atasan, kemudian mengaktualisasi dirinya dengan memilih apa yang dia suka dan tidak suka, hingga ketika ia mendapatkan prestise sebagai manajer atau bahkan lebih, kemudian ia melakukan aktualisasi lebih lanjut dengan memberi motivasi terhadap bawahannya.

Sumber :

Basuki, A.M.H. (2008). Psikologi Umum. Jakarta: Universitas Gunadarma



Tidak ada komentar:

Posting Komentar