Contoh Kasus Terapi Kelompok
fakhri sering di siksa oleh
bapaknya baik fisik maupun vercbal , kebetulan bapaknya adalah penjudi dan
pemakai obat obatan terlarang .fakhri
menganggap dirinya sangatlah tidak berharga dan tidak di sukai maka dari itu
dia di perlakukan sperti itu oleh bapaknya.walau sudah dewasa , fakhri tetap
merasa bahwa dirinya tidak akan di terima oleh siapapun karena merasa tidak ada
yang menyukainya.dia berfikir dirinya adalah seorang pecundang dan dia tidak
dapat mengelak dari itu.jika berpapasan dengan siapapun dan orang orang tidak
menyapa atau tersenyum padanya dia akan merasa bahwa dia tidaklah di sukai dan
dia akan merasa sangat sedih setelahnya.. Bahkan ketika fakhri mendapatkan
respon yang positif dari teman-temannya, ia tidak pernah mempedulikan itu. Fakhri
terlalu terfokus pada pemikirannya sendiri. Oleh karena itu dia hanya memilki
sedikit teman dan tidak ada satupun yang dekat dengan dirinya.fakhri di berikan
terapi kelompok supaya dia bisa merasakabn berinteraksi dan bersosialisasi
dengan orang lain, yaitu memperkenalkan diri pada anggota kelompok, cara
berkenalan dengan orang lain, bercakap-cakap dengan orang lain, dan melakukan
kegiatan sehari-hari. Dengan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut fakhri
dilatih untuk tidak menarik diri ataupun menghindar dan fakhri akan mampu
melakukan interaksi dengan orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar