Rabu, 24 Juni 2015

taufik, irfansyah, sidik

PEMBELAJARAN ANAK BERBAKAT

A. Ciri-ciri anak berbakat .

Ø  Selalu ingin tahu : anak yang cerdas dan berbakat selalu ingin tahu hal baru yang dilihatnya. Pada ciri anak ini selalu bertanya tanya mengenai hal yang aneh baginya.
Ø  Sangat aktif : aktif disini bukan berarti hyperaktif. Ia aktif terhadap sesuatu yang baginya menarik.
Ø  Mudah mengingat sesuatu : anak berbakat sangat mudah sesuatu yang  menarik baginya. Contohnya: anak yang berbakat dalam bernarasi, kerika ia membaca atau menonton film, anak ini dengan baik menceritakannya kembali kepada orang lain.
Ø  Suka berimajinasi : anak  yang berbakat selalu berimajinasi  dengan hal yang disukainya.
Ø  Memiliki talenta khusus : anak yang memiliki kemampuan artistik tentang hal menggambar, anak  berbakat ini sangat mudah  menggambar sesuatu yang jelas, bahkan ia tahu apa yang  sedang digambarnya.

B. Implikasi dalam pembelajaran (teori barbe dan renzulli)

Menurut Barbe dan Rezulli anak berbakat umumnya tidak hanya belajar lebih cepat tetapi juga menggunakan cara yang berbeda dari teman seusianya. Hal ini tidak jarang membuat guru disekolah mengalami kewalahan, bahkan sering terganggu oleh anak-anak seperti itu oleh karena itu Barbe dan Ranzulli menyimpulkan implikasi bagi guru untuk anak berbakat.
·         Guru perlu memahami diri sendiri. 
·         Guru perlu memiliki pengertian tentang keberbakatan
·         Guru hendaknya menciptakan suasana belajar yang sesuai dengan anak-anak berbakat tersebut.
·         Guru memberikan tantangan bukan tekanan. 
·         Guru memperhatikan proses belajar daripada hasilnya.
·         Guru lebih baik memberikan umpan balik daripada penilaian.
·         Guru harus menyediakan beberapa aletrnatif strategi belajar.
·         Guru menciptakan suasana dimana anak merasa aman dan berani dalam mengambil resiko untuk menentukan pendapat dan keputusannya. 

Selain itu orang tua diwajibkan dapat mengembangkan perhatian dan kesempatan ntuk mengembangkan bakat dan minatnya serta member motivasi untuk berprestasi sebanyak mungkin. Intinya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama baik masyarakat, keluarga, maupunsekolah.

C. kurikulum berdiferensi untuk anak berbakat.

Kegunaan kurikulum berdiferensiasi yaitu member pengalaman, pendidikan yang disesuaikan dengan minat & kemampuan intelektual murid. Makna dari diferensiasi bagi siswa berbakat ialah menumbuhkan rasa keberhasilan, kepuasan, dan tantangan , membuat siswa aktif & merasa bosan sekolah, dan dengan demikian menghindari under achievement atau putus sekolah.

Bedanya dengan kurikulum umum, jika kurikulum digunakan untuk anak yang kreatif dan bakatnya standar. Sedangkan kurikulum diferensiasi dirancang khusus kelompok siswa berbakat. Serta berorientasi pada proses, kegiatan aktif dan penerapan tugas, juga member peluang pada siswa untuk memilih sendiri  kegiatan belajar sesuai minat dan bakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar