PEMBELAJARAN ANAK BERBAKAT
A. Ciri-ciri anak berbakat .
Ø Selalu ingin tahu : anak yang cerdas
dan berbakat selalu ingin tahu hal baru yang dilihatnya. Pada ciri anak ini
selalu bertanya tanya mengenai hal yang aneh baginya.
Ø Sangat aktif : aktif disini bukan
berarti hyperaktif. Ia aktif terhadap sesuatu yang baginya menarik.
Ø Mudah mengingat sesuatu : anak berbakat
sangat mudah sesuatu yang menarik baginya. Contohnya: anak yang berbakat
dalam bernarasi, kerika ia membaca atau menonton film, anak ini dengan baik
menceritakannya kembali kepada orang lain.
Ø Suka berimajinasi : anak yang
berbakat selalu berimajinasi dengan hal yang disukainya.
Ø Memiliki talenta khusus : anak yang
memiliki kemampuan artistik tentang hal menggambar, anak berbakat ini
sangat mudah menggambar sesuatu yang jelas, bahkan ia tahu apa yang
sedang digambarnya.
B. Implikasi dalam pembelajaran (teori
barbe dan renzulli)
Menurut Barbe dan Rezulli anak berbakat
umumnya tidak hanya belajar lebih cepat tetapi juga menggunakan cara yang
berbeda dari teman seusianya. Hal ini tidak jarang membuat guru disekolah
mengalami kewalahan, bahkan sering terganggu oleh anak-anak seperti itu oleh
karena itu Barbe dan Ranzulli menyimpulkan implikasi bagi guru untuk anak
berbakat.
·
Guru perlu
memahami diri sendiri.
·
Guru perlu
memiliki pengertian tentang keberbakatan
·
Guru
hendaknya menciptakan suasana belajar yang sesuai dengan anak-anak
berbakat tersebut.
·
Guru
memberikan tantangan bukan tekanan.
·
Guru
memperhatikan proses belajar daripada hasilnya.
·
Guru lebih baik
memberikan umpan balik daripada penilaian.
·
Guru harus
menyediakan beberapa aletrnatif strategi belajar.
·
Guru
menciptakan suasana dimana anak merasa aman dan berani dalam mengambil resiko
untuk menentukan pendapat dan keputusannya.
Selain itu orang tua diwajibkan dapat
mengembangkan perhatian dan kesempatan ntuk mengembangkan bakat dan minatnya
serta member motivasi untuk berprestasi sebanyak mungkin. Intinya pendidikan
merupakan tanggung jawab bersama baik masyarakat, keluarga, maupunsekolah.
C. kurikulum berdiferensi untuk anak
berbakat.
Kegunaan kurikulum berdiferensiasi
yaitu member pengalaman, pendidikan yang disesuaikan dengan minat &
kemampuan intelektual murid. Makna dari diferensiasi bagi siswa berbakat ialah
menumbuhkan rasa keberhasilan, kepuasan, dan tantangan , membuat siswa aktif
& merasa bosan sekolah, dan dengan demikian menghindari under achievement
atau putus sekolah.
Bedanya dengan kurikulum umum, jika
kurikulum digunakan untuk anak yang kreatif dan bakatnya standar. Sedangkan
kurikulum diferensiasi dirancang khusus kelompok siswa berbakat. Serta
berorientasi pada proses, kegiatan aktif dan penerapan tugas, juga member
peluang pada siswa untuk memilih sendiri kegiatan belajar sesuai minat
dan bakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar